Tujuan PROSES PWHT (Post Weld Heat Treatment)
Tujuan PWHT adalah untuk :
1. Menghilangkan tegangan sisa (Stress Relieving)
2. Mencegah terjadinya Stress Corrosion Cracking
3. Membantu difusi Hidrogen sehingga meminimalkan terjadinya Hydrogen Induced Cracking atau Hydrogen Embrittlement
PWHT dilakukan pada material yang memiliki ketebalan spesifik dan grade material tertentu:
- CS dan LTCS untuk thickness diatas 20 mm
- Low Alloy Steel dengan kurang dari 1/2% Cr, dengan thickness diatas 20 mm
- Low Alloy Steel dengan lebih dari 1/2% Cr, dengan thickness diatas 13 mm,
yang merujuk pada suatu standard code design & code construction yang berlaku internasional, seperti ASME B31.8 untuk piping Gas Transport, ASME Section VIII untuk pressure vessel dan ASME B 31.3 untuk pipa pada Piping Process.
PWHT juga diaplikasikan tanpa memperhatikan thickness untuk menghindari stress corrosion cracking untuk beberapa corrosive environment seperti amine, sour service, caustic.
- API RP 945
Untuk MEA unit PWHT direkomendasikan untuk semua carbon steel tanpa memperhatikan temperatur untuk menghindari Alkaline Stress Corrosion Cracking (ASCC) , Amine selain MEA unit , PWHT direkomendasikan untuk carbon steel yang kontak dengan amine pada service temperatur diatas 82 deg C
- NACE SP 0472
Carbon steel yang kontak dengan sour service, PWHT direkomendasikan untuk mengontrol kekerasan HAZ guna memenuhi persyaratan 22HRC sperti yang dinyatakan di NACE MR 0175 untuk menghindari Sulfide Stress Corrosion Cracking (SCC)
- Carbon Steel yang kontak dengan Caustic Service
- Carbon Steel yang kontak dengan anhydrous ammonia, untuk menghindari Ammonia Stress Corrosion Cracking.
Aplikasi dari PWHT tanpa memperhatikan thickness ini harus me reffer ke project Requirement.

pwht.ama@gmail.com
For more information please call :
+62811215369

Hp : 0811215369

About these ads
Comments
  1. Anggara says:

    wah informasi yg sangat ringkas dibanding baca ASME Sec VIII Div 1, tapi tetep ada pengecualian yah di UCS-56 nya itu…bisa tolong dijelasin secara ringkas tentang exemption itu kah?
    maklum bahasa inggris saya kurang ahli…

    lalu untuk minimum thickness CS yg perlu di PWHT, bukannya minimum 1.5 in ya? Sekitar 38.1 mm…saya baca di buku PV Handbook nya om Dennis R Moss.

    mohon pencerahannya ya pak.

    • pwht says:

      ASME Sec I untuk PWHT yang bergerak di bidang Power Plant, biasa nya pipa steam, boiler pembangkit listrik, Power Genertaion Boiler. Yang umum dari standard code untuk minimum requirement memang demikian, disana saya berbicara CS yang memiliki kandungan +/- Cr 1/2%. dan ada juga yang tidak melihat thickness, yang dilihat adalah service area nya, contoh untuk service area H2S, Amine, Acid / Caustic, itu semua mandatory untuk di PWHT.
      untuk exemption: jika material ferritic diatas 1/8 in (3mm) dilakukan pengelasan electron beam, dan untuk material P no.3, P no.4, P nos 5A 5B 5C, P no.10, P no.15E ketebalan berapapun dengan metoda las inertia dan continuous drive friction. semoga dapat memberika pencerahan. salam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s